World Tolerance Conference 2017

World Tolerance Conference 2017

World Tolerance Conference pada 21-24 Mei 2017 di hadiri 100 tokoh perubahan pemuda dunia dari 25 negara. Konferensi ini juga merupakan Konferensi pertama mengenai Agama dan Budaya di Asia Tenggara. Program ini digagas oleh Institute of Democracy and Education (IDE) @theideindonesia yang bertempat di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Indonesia.

Toleransi dalam beragama sangatlah vital dalam kondisi negara kita Indonesia yang sangat multikultural. Di Negara ini telah jelas mengakui adanya agama dan adanya beberapa agama yang diakui. Sebagai bangsa yang besar dan kaya akan budaya dan perbedaan kita harus mulai belajar untuk melakukan toleransi terhadap orang yang berbeda pandangan dengan kita. Ingat Semboyan Negara Ini “Bhinneka Tunggal Ika”. Mungkin tidak mudah untuk belajar toleransi apalagi dalam hal beragama karena agama ialah hal yang sangat luhur dan tidak bisa diganggu gugat. Tapi perlu disadari pada hakikatnya agama mengutamakan perdamaian sejati.
Toleransi umat beragama sangat penting untuk menjaga kesatuan bangsa kita. Tujuan yang lebih luasnya lagi untuk menjaga perdamaian dunia. Setiap orang akan sangat sensistif terhadap masalah agama. Oleh karena itu sangat disayangkan sekali kalau banyak nyawa yang akan mati disebebkan oleh perbedaan pandangan yang sejatiya memang berbeda. Jadikan perbedaan itu indah adalah pola pikir yang baik untuk mengawali misi penting menjaga kerukunan antar sesama.

IDE juga berharap besar acara world Tolerance Conference untuk mengguatkan Kebhinekaan tetap dijunjung dan juga menolak segara bentuk intoleransi, disintegrasi yang saat ini banyak menyeruak.

IDE mendukung pemerintah demi tegaknya NKRI dan Pancasila, sekarang ada beberapa gejala yang menjurus beberapa (hal yang bertentangan dengan NKRI dan Pancasila), acara ini mendukung menjunjung tinggi Kebhinekaan NKRI dan Pancasila.

Institute of Democracy and Education (IDE) @theideindonesia initiated #WTC2017 to define religious pluralism as an intentional engagement of religious diversity toward a positive end. By this definition, true religious pluralism generates: (1) respect for individual religious and non-religious identities; (2) relationships across lines of difference; and (3) common action for the common good, increasing social capital and civic engagement. It goes beyond mere tolerance for diversity and requires that we build positive relationships across difference and work with one another.. Democracy should uphold the values of human rights.

IDE Indonesia is as a part of the Indonesian youths, are now trying to promote issues of tolerance, respect, and knowledge regarding democracy and human rights. We would love to give the youth a sense of belonging, tolerance and respect since the very beginning.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *